|
Terobosan Menulis (Lagi!) dari Salam Learning Center |
|
|
|
|
Wednesday, 30 September 2009 04:37 |
|
KEMBALI Salamadani membuat program terobosan untuk mendukung pembangunan masyarakat membaca dan masyarakat menulis (reading & writing society). Program ini adalah pelatihan dasar menulis berbiaya murah dengan benefit luar biasa. Program hanya khusus diperuntukkan bagi sekolah/pesantren/madrasah(guru dan siswa/santri), perguruan tinggi (dosen dan mahasiswa), komunitas literasi (klub buku dan perpustakaan), asosiasi guru/dosen dengan sistem pelatihan kolektif. Program Terpilih : - Dasar Penulisan Buku Anak Kategori Fiksi (DPBA Fiksi)
- Dasar Penulisan Buku Anak Kategori Nonfiksi (DPBA Nonfiksi)
- Dasar Penulisan untuk Anak dan Remaja (DPAR)
- Dasar Penulisan Akademis (DPA)
- Dasar Wirausaha Menulis (DWM)
- Dasar Penulisan dan Penyuntingan (DPP)
(Poin 1, 2, 4, 5 dan 6 dapat diikuti oleh guru/dosen, siswa/santri SMA/MA/mahasiswa, anggota komunitas/asosiasi, sedangkan poin 3 khusus diikuti oleh anak (SD/MI kelas tinggi: 4-6) dan anak SMP/MTs). Program pelatihan menggunakan standar kurikulum/pelatihan menulis internasional: prewriting, drafting, revising, editing, dan publishing. Metode pelatihan merupakan gabungan teori dan praktik. Fasilitator : - Bambang Trim; penulis lebih dari 100 judul buku, editor lebih dari ratusan karya penulis, serta praktisi perbukuan Indonesia yang telah menekuni bidang perbukuan selama 15 tahun.
- Tasaro GK: penulis fiksi berbakat penghasil karya best seller, mantan jurnalis di Group Jawa Pos, kini menjabat sebagai Chief Editor di Salamadani.
- Ali Muakhir: penulis buku anak paling produktif peraih Rekor MURI, pendiri jasa penerbitan Line Production, dan menjadi editor ahli di Salamadani.
- Krisna: editor buku anak dan mantan jurnalis di MQ Media khusus anak, penulis beberapa karya untuk anak.
- Ely Syarifah: editor karier dan dosen editing di Universitas Padjadjaran, kini menjadi senior editor di Salamadani
Biaya Murah dan Multibenefit Belum ada pelatihan menulis berkualitas, bersertifikat, dan berpeluang seperti Program Salam Learning Center. Pembiayaan dilakukan secara kolektif sebagai berikut: - Kelas DPBA Fiksi Rp3.000.000 untuk peserta maksimal 25 orang
- Kelas DPBA Nonfiksi Rp3.000.000 untuk peserta maksimal 25 orang
- Kelas DPAR Rp2.500.000 untuk peserta maksimal 20 orang
- Kelas DPA Rp3.000.000 untuk peserta maksimal 25 orang
- Kelas DWM Rp3.000.000 untuk peserta maksimal 25 orang
- Kelas DPP Rp3.000.000 untuk peserta maksimal 25 orang
Multibenefit: - Biaya pelatihan kolektif tergantikan dengan buku senilai @Rp100.000 untuk 20-25 orang peserta.
- Peserta mendapatkan sertifikat resmi dari Salam Learning Center dan materi tercetak (handout).
- Peserta akan mendapatkan kiriman artikel penulisan-penyuntingan setiap minggu selama Oktober-November 2009 via email.
- Peserta berhak mendapatkan 2 kupon Dinar Salam berupa potongan harga 30% apabila berbelanja buku-buku terbitan Salamadani di Salam Book House senilai Rp50.000 ke atas.
- Peserta berhak mendapatkan CD materi pelatihan dalam format pdf seharga Rp20.000.
- Peserta terbaik mendapatkan bingkisan buku senilai Rp100.000 dari Penerbit Salamadani.
- Kunjungan ke penerbitan-percetakan-jasa penerbitan-toko buku untuk melihat secara langsung bisnis penerbitan (khusus penyelenggaraan di Salam Book House).
- Ilmu dan keterampilan penulisan-penyuntingan langsung dari ahlinya dan kesempatan berkonsultasi terbuka luas.
Buku Pokok Pelatihan: - Favorite Stories for Boys karya Ali Muakhir
- Favorite Stories for Girls karya Ali Muakhir
- Monomo karya Tasaro
- Kisahku karya Tim Penulis Salamadani
- My Story karya Tim Penulis Salamadani
- Jangan Mau Gak Nulis Seumur Hidup karya Gola Gong
- Taktis Menyunting Buku karya Bambang Trim
Tempat, Waktu, dan Durasi Peserta secara kolektif dari satu sekolah, PTN/PTS, komunitas literasi, ataupun asosiasi lewat koordinator mengajukan surat permohonan penyelenggaraan pelatihan SalaMenulis dengan ketentuan tempat sebagai berikut: Tempat dapat disediakan oleh Salam Learning Center di Salam Book House dengan biaya gratis (fasilitas: LCD, ruang berpendingin, dan kapasitas memadai untuk 20-25 orang). - Tempat dapat disediakan oleh peserta (in-house) dengan biaya tambahan untuk akomodasi (transportasi) fasilitator sebesar Rp300.000 untuk wilayah Bandung dan Rp600.000 untuk wilayah Jakarta.
- Waktu pelatihan untuk program ini hanya berlaku pada Oktober-November 2009 dengan penyelenggaraan maksimal 4 program dalam satu minggu. Durasi pelatihan efektif adalah 4 jam (half day) untuk setiap program.
Syarat dan Ketentuan : - Peserta secara kolektif lewat koordinator mengirimkan surat permohonan, berikut waktu dan tempat serta daftar peserta melalui email ke:
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
atau faks ke 022-5221670.
- Peserta melakukan pembayaran biaya training sesuai dengan program yang dipilih berikut tambahan biaya akomodasi jika penyelenggaraan secara in-house setelah ada konfirmasi waktu dan tempat dari Pihak Salamadani.
- Peserta maksimal 20-25 orang, tidak diperkenankan melebihi kuota peserta. Peserta yang kurang dari kuota 20-25 orang tetap dibebankan biaya yang sama.
- Untuk penyelenggaraan in-house di tempat peserta atau di tempat lain, Salam Learning Center diperkenankan gelar meja (open table) untuk menjual produk-produk buku Salamadani.
- Permohonan disampaikan selambat-lambatnya satu minggu sebelum tanggal pelaksanaan.
- Salam Learning Center (SLC) menyediakan fasilitas gratis untuk ruang pelatihan dan perangkat audio visual (LCD projector). SLC tidak menyediakan minuman dan makanan ringan selama pelatihan. Untuk itu, peserta dapat membawa sendiri atau membeli di sekitar Salam Book House. Peserta juga disarankan membawa laptop/notebook jika memiliki.
- Salam Learning Center menyediakan sertifikat resmi dan bahan training tercetak (hardcopy). SLC tidak melayani copy file melalui flash disk. Bahan lengkap dalam format pdf disediakan dalam bentuk CD dengan harga Rp20.000.
- Sesi pelatihan diperkenankan untuk direkam secara audio-visual dengan mempertimbangkan kenyamanan peserta yang lain.
- Pelatihan hanya diperuntukkan bagi sekolah, perguruan tinggi, komunitas literasi, klub buku, perpustakaan, dan asosiasi guru/dosen. SLC hanya melayani surat resmi dari institusi/lembaga/asosiasi dengan alamat lengkap dan jelas.
--- (CATATAN: untuk sementara program ini hanya mencakup wilayah Bandung dan Jakarta) Peluang Berbagi Melalui CSR SLC membuka program ini bagi perseorangan maupun perusahaan (BUMN/Swasta) yang ingin berbagi guna menghadiahkannya kepada sekolah, perguruan tinggi (fakultas/jurusan), komunitas, dan asosiasi guru/dosen terpilih sebagai wujud tanggung jawab sosial. Para alumni dari satu sekolah ataupun perguruan tinggi dapat mempersembahkan program ini kepada almamaternya. Perusahaan dapat menjadikan program ini sebagai program CSR berkualitas dan berbiaya murah. Informasi Lebih Lanjut: 1. Buka akses ke www.penerbit-salamadani.com 2. Hubungi Farah/Nunung di 022-5222052 |
|
Last Updated on Wednesday, 30 September 2009 09:32 |
|
API SEJARAH: Sebuah Gugatan Historiografi Nasional |
|
|
|
|
Monday, 10 August 2009 06:55 |
|
AHMAD Mansur Suryanegara menerbitkan buku baru berjudul “Api Sejarah: Mahakarya Perjuangan Ulama dan Santri dalam Menegakkan NKRI”. Dosen luar biasa di jurusan Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Bandung dan UNPAD ini kembali membuka persoalan sejarah yang ditutup oleh rezim Orde Baru. Sebagai informasi, buku “Api Sejarah” ini isinya membongkar sejarah yang disembunyikan, khususnya kezaliman kaum nasionalis dalam menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia, penghilangan jejak peran ulama dan organisasi Islam dalam menegakkan NKRI, dan membongkar perselingkuhan kaum priyayi dengan penjajah Belanda. Pasti sangat mengagetkan. Mengapa? Karena jika dilihat dari tinjauan ilmu sejarah, karya Pak Mansur ini bisa disebut sebagai historiografi politik Islam Indonesia versi sejarawan lokal. Kebenaran isinya, tentu sangat tergantung dari data, fakta, dan analisa serta tafsir yang digunakannya. Pastinya akan “mengagetkan” mereka yang selama ini menjadikan buku-buku sejarah versi Nugronotosusanto, Asvi Warwan, Sartono Kartodirjo, dan lainnya, sebagai buku yang valid dalam sejarah Indonesia. Mengapa mengagetkan? Karena isi buku ini menggabungkan antara sejarah Indonesia versi nasional dengan versi Islam. Salah satunya “gugatan” tentang hari kebangkitan nasional dan pembeberan beberapa organisasi pergerakan Indonesia yang sebenarnya tidak berjuang untuk Indonesia, tetapi untuk penjajah. Si penulis menguraikan, didirikannya Boedi Oetomo adalah untuk menandingi gerakan umat Islam yang bernama Jamiat Choir (hal.319) dan Serikat Dagang Islamiyah di Bogor sebagai tandingan dari Syarikat Dagang Islam (hal.326) yang kehadirannya mengkhawatirkan eksistensi perekonomian dan kepentingan imperialisme Belanda. Juga tafsirnya tentang sang saka “Merah Putih” sebagai bendera Rasulullah saw. Bahkan, Ahmad Mansur Suryanegara juga menyajikan fakta tentang penghinaan terhadap Rasulullah saw yang dilakukan Partai Indonesia Raja (Parindra) pimpinan Dr.Soetomo dengan menurunkan artikel di Madjalah Bangoen, 15 Oktober 1937 (hal.508). Lebih banyak lagi persoalan sejarah yang dibongkar dalam buku Api Sejarah ini. Pendeknya, buku yang lebih dari 600 halaman ini dapat disebut semacam penulisan ulang sejarah Indonesia baru atau membongkar historiografi nasional Indonesia yang ditulis para sejarawan istana. ***
BERIKUT ini ada beberapa komentar tentang buku tersebut:
“Buku yang seharusnya menggugah kesadaran berbangsa pada pangkalnya… Prof. Mansur telah mendudukkan sejarah sungguh sebagai sejarah: bukan hanya catatan peristiwa masa lalu, melainkan peristiwanya itu sendiri. HISTORIA VITAE MAGISTRA itulah yang dipertahankan guru besar yang selalu saya kagumi ini.” (N.Syamsuddin Ch.Haesy, kolumnis dan pegiat pemberdayaan masyarakat) "Sejarah memang sarat dengan kepentingan. Itu sebabnya, banyak manipulasi di dalamnya. Sayangnya, kesadaran sejarah di kalangan Umat Islam sangat rendah. Padahal, dahulu kita memiliki sejarahwan-sejarahwan unggul: Thabari, Mas'udi, Ibn Hisyam, Ibn al-Atsir, Ibn Khaldun, dan masih banyak lagi. Karena itu, buku yang ditulis Prof. Mansur sangat berharga untuk menjernihkan sejarah. Semoga banyak lagi sejarahwan Islam yang memiliki kepedulian seperti Prof. Mansur." (Prof.Dr.H.Afif Muhammad,M.A, Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung)
"Sejarah adalah pohon dan pohon yang tumbuh di hutan belantara tetapi punya identitas, sering orang yang tidak seidentitas mau memahami pohon tsb, akhirnya yang dipahami adalah cabang dan rantingnya, seangkan inti batangnya tidak, sejarah harus diakhronik tidak cukup dengan sinkronik, bukan begitu guruku?" (Aam Abdillah, Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung)
“Prof. Mansur Suryanegaraa adalah seorang sejarawan simbolis. Ia seorang pembaca fakta simbol yang handal yang tak ada duanya di kalangan sejarawan, bahkan di seluruh dunia. Fakta sejarah di tangannya menjadi berwarna, unik, hidup, menunjukkan sisi-sisi yang tak terbaca dari sebuah fakta dan oleh karenanya sering mengejutkan. Ini yang tidak dimiliki para sejarawan lain. Sebagai pembaca simbol, ia sangat peka dengan fakat-fakta historis dan menangkapnya secara simbolik. Tapi, ini menghadirkan resiko. Bacaannya menjadi sering tak dimengerti oleh kalangan sejarawan konvensional. Buku dahsyat ini, tentu sangat historis dan berbasis tradisi ilmiah. Tapi, oleh Pak Mansur, dilengkapi dan dihidupkan dengan tatapan simbolik tersebut, menjadikannya menjadi enak dibaca, perlu bahkan wajib bagi yang ingin sejarah Indonesia sesungguhnya. Ala kulli hal, saya tahu, buku ini disuguhkan dengan penuh takzim oleh beliau kepada segmentasi masyarakat yang sangat dihormatinya; Ulama. Untuk merekalah mahakarya ini didedikasikan. Generasi pembawa risalah nubuwah yang membawa pencerahan masyarakat melalui kebenaran dan spiritual enlightenment!" (Moeflich Hasbullah, Asisten dan murid Prof.Mansur SN di Jurusan SPI UIN Bandung)
“Alhamdulillah, Kang Mansur yang sudah saya kenal sejak 82-an kini sudah melahirkan buku tentang sejarah versi beliau. Saya yakin-meski belum baca-dalam bukunya itu terdapat materi-materi yang senantiasa belaiu sampaikan dalam kuliah-kuliah LMD ata SII di Masjid Salman, ITB dan tempat lain. Tentang, betapa ummat Islam Indonesia menduduki peran yang penting dalam perjalanan sejarah bangsa ini. Bahkan, peristiwa-peristiwa penting sejarah bangsa Indonesia dimulai dengan gerakan-gerakan dari kalangan Islam, khususnya pesantren dengan para kiyainya, semisal pemberontakan Cimareme, Garut yang mengawali perlawanan terhadap Belanda, khususnya di Jabar atau pemberontakan K.H. Zainal Mustofa di Singaparna yang mengilhami Supriyadi di Blitar untuk memberontak terhadap Jepang. Selamat pak Mansur, gaya penyampaian lisan materi sejarah Anda akan selalu saya kenang dan buku Anda ini merupakan sumbangan besar terhadap khasanah sejarah Islam di Indonesia dan tetunya sejarah Indonesia.” (Oman Abdurahman, Pegiat Studi Kebudayaan dan Sunda)
“Mungkin adalah sebuah referensi baru, dan bahkan gebrakan pembenar dari suatu kesalahan akut yang mungkin terjadi. Namun disisi lain, informasi dari sinopsis yang seolah berusaha membuka fakta tentang jungkir balik keadaan sebenarnya tanpa dukungan dari sejarawan lain (bahkan bertentangan) akan menjadi sekedar teriakan kaum minor sakit hati saja, sebab sebagaimana telah berlaku bahwa unus testis nulus testis. Betul, apalagi tak terkira jasanya bila catatan pembenar sejarah mampu meluruskan yang bengkok, memberikan penghormatan layak pada pelaku sejarah, dan mencabut bintang dari dada pihak yang tidak pantas mendapatkannya. Namun, jika hanya dari satu saja ahli sejarah, walaupun beliau dianggap memiliki kapasitas seperti itu akan tetap saja bagi sebagian pihak lain merupakan suatu langkah tendensius yang subyektif. Semoga ada sejarawan lain yang dapat mendukung informasi serupa.” (
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
)
“Saya termasuk yang mengagumi sosok sejarawan mumpuni yang satu ini, selain Pak Anhar Gonggong. Dan darinya tidak jarang keluar fakta sejarah yang berbeda kalau tidak bertentangan dengan yang versi 'resmi' pemerintah. Tidak ada yang namanya kalangan minor yang sakit hati, selain dugaan dan sangkaan saja karena memang sejarawan itu ada dua; sebagaimana juga profesi lainnya, yang objektif apa adanya dan tidak bisa dibeli dan yang lawannya...” (
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
) |
|
Last Updated on Monday, 10 August 2009 07:03 |
|
SALAM QURAN : Desain Batik dan Edisi Ayat Keluarga |
|
|
|
|
Friday, 31 July 2009 03:50 |
|
Salam Quran merupakan Al-Quran dan terjemahan dengan highlight ayat-ayat keluarga (Penyusun: Dr. Atabik Luthfi, MA). Bentuknya unik dan stylist dengan format square (20,5x22cm) yang pertama di Indonesia sehingga memberi kenyamanan dalam membacanya karena menggunakan khat Utsman Thaha. Isinya fullcolor dengan menggunakan kertas Quran Paper. Salam Quran merupakan persembahan Penerbit Salamadani untuk menambah khazanah terbitan Quran di Nusantara. Harga Rp160.000; aksesories tambahan: tas cantik dan buku Amazing Stories of Quran. Dapatkan diskon khusus untuk para wakif.
Informasi dan pemesanan, silakan menghubungi kami.
|
|
Last Updated on Thursday, 27 August 2009 07:56 |
|
Friday, 24 July 2009 03:55 |
|
PLATINUM TRACK: JALAN SUKSES JALAN ILAHIYAH, merupakan pumpunan tulisan Noor Syamsuddin Chatib Haesy, yang biasa dipanggil Bang Sem. Buku yang mengupas berbagai hal ihwal yang terkait dengan pencapaian sukses dari sudut pandang imagineering (rekacita) atas berbagai pengalaman empiris.
Buku ini berusaha mendekatkan gambaran realitas kesuksesan dengan meletakkannya dalam konteks relijiusitas dan memaknai bahwa segala sesuatu yang dilakukan manusia adalah tidak lebih sebagai bentuk ibadah kepada Sang Khalik; termasuk melakukan seluruh amanah yang diberikan kepada kita secara bertanggung jawab dan profesional.
Buku sederhana ini, juga ingin menawarkan pendekatan baru untuk memahami hakikat imajinasi dalam kehidupan praktis sehari-hari dan insya Allah dapat menggairahkan para pemilik masa depan guna meraih impian-impian baru yang menembus batas kejumudan dan semua hal yang membelenggu manusia pada masa lalu dan masa kini.
Sebelumnya, tulisan yang terdapat di dalam buku ini, ditulis secara terpisah di rubrik Imagineering — lembaran khusus PROFIT, Harlan Jurnal Nasional.
|
|
Last Updated on Monday, 10 August 2009 06:57 |
|
Friday, 24 July 2009 03:39 |
|
Siapa itu Indigostar?
Pertanyaan inilah yang mungkin terlontar ketika kali pertama pembaca terpikat dengan judul buku ini. Siapa itu sosok manusia bintang? Manusia yang boleh jadi ada di sekeliling kita dan kita tidak menyadari keberadaan, bahkan kebermanfaatan mereka. Bahkan, jangan-jangan itu adalah kita atau kita adalah antitesis dari apa yang disebut sebagai indigostar itu.
Lalu, Bang Sem—sapaan akrab Syamsuddin Ch. Haesy—penulis buku ini, menyebutkan: Kaum indigostar dalam bahasa peradaban kini disebut kaum profesional; mereka yang selalu bertanggung jawab terhadap dirinya, keluarganya, dan lingkungan (organisasi-institusi) penghidupannya. Mereka yang tidak merendahkan dirinya hanya sekadar menjadi makhluk hidup tanpa karya. Mereka yang dalam pandangan Plato, merupakan kumpulan manusia yang ide-idenya merupakan cermin kebaikan dan kebajikan. Meminjam pemikiran Socrates, saya (Bang Sem) menyebut kaum indigostar merupakan kaum yang memperoleh kemuliaan dari Tuhan, selain karena ilmu pengetahuan dan profesionalitasnya. Seluruh ilmu dan profesionalitasnya berisi kebaikan bagi banyak manusia lain. Kaum yang membebaskan diri dari kejahilan (kepandiran), berkhidmat pada kearifan sehingga diberikan daya untuk memprediksi dan merencanakan suatu keadaan lebih baik, yang belum terbayangkan sebelumnya.
Anatomi sosok indigostar dan berbagai karakteristik buruk yang menjadi medan peperangan para indigostar dipaparkan apik, runtut, dan bernas oleh Syamsuddin Ch. Haesy. Buku ini menjadi penting sebagai cermin pembangunan sumberdaya insani sebenarnya; dan penting sebagai otokritik terhadap perilaku maupun perangai kita di tengah kemajuan zaman yang terus melesat.
Alhasil, buku ini pantas menjadi bacaan wajib para leader dan champion leader; bahkan para orangtua yang ingin menjadikan anak-anaknya kelak, generasi kita, menjadi para bintang meskipun mereka bukan selebritas. Indigostar adalah generasi platinum yang memang benar-benar menapaki jalur platinum (platinum track)—mereka lepas dari status dan perilaku imitasi. Mereka siap melesat mengangkat derajat bangsa ini dan mereka ada di sekitar kita; atau mereka adalah kita; atau kita malah antitesis dari mereka. Maka kaum Indigostar ini takkan pernah merasa kalah karena mereka adalah orang-orang menang dengan segala kekuatannya yang bersumber dari rahmat Ilahiyah.
|
|
Last Updated on Monday, 10 August 2009 06:58 |
|
Friday, 24 July 2009 03:59 |
|
Buku ini memuat substansi yang langka tentang hakikat hubungan manusia dan sumberdaya alam. Bang Sem (sapaan akrab N. Syamsuddin Ch. Haesy) mengemasnya begitu apik, penuh kejutan gagasan, serta berbagai percik permenungan. Intinya buku ini sangat dibutuhkan Indonesia; buku ini sangat dinantikan para pengelola sumberdaya alam nan berlimpah; buku ini sangat menginspirasi kesadaran sebagai insana fii ahsananit taqwim—manusia yang diciptakan dengan sebaik-baik bentuk. Mari merayakan kesadaran bersahabat dengan alam. Go Green, Go Shariah. |
|
Last Updated on Monday, 10 August 2009 06:58 |
|
Monday, 22 June 2009 04:06 |
|
Saatnya Jadi Editor Taktis! Buku di tangan Anda ini bukan sembarang buku. Buku ini disarikan dari pengalaman Bambang Trim selama lebih 15 tahun berkecimpung dalam dunia editing dan mendalami editologi – salah satu ilmu langka di Indonesia. Dari mulai pengembangan karier editor hingga praktik standar seperti copyediting dan wawasan editologi, yaitu development editing, dibahas dengan gamblang dan penuh pengayaan.
Tidak salah kalau buku ini diposisikan sebagai buku wajib bagi para editor, penulis, dan penerbit buku. Mengapa? Buku ini kini menjadi satu-satunya buku yang membahas secara lengkap tentang editor dan editologi di Indonesia serta langsung ditulis oleh praktisinya. Anda akan mendapatkan berbagai informasi bernas tentang:
• orientasi karier editor; • dasar-dasar editing buku; • dasar-dasar penerbitan buku; • copyediting lengkap; • development editing; • integrasi editing-marketing.
Buku yang mengupas secara lengkap langkah-langkah menjadi Editor Cerdas sekaligus Cergas. Pantas menjadi pegangan para editor dan penggiat penerbitan. |
|
Last Updated on Friday, 03 July 2009 06:04 |
|
Meta Leadership Marketing |
|
|
|
|
Monday, 22 June 2009 03:44 |
|
|
|
Last Updated on Wednesday, 20 January 2010 08:24 |
|
GAPTEK : 99 Rukhshah Keringanan Kemudahan & Kebolehan |
|
|
|
|
Monday, 22 June 2009 10:44 |
|
Shalat merupakan kewajiban utama kaum Muslim. Kita diperintahkan untuk menunaikan ibadah harian ini dalam waktu-waktu tertentu yang dicontohkan Rasulullah saw. Selama kita masih hidup, selama itu pula kita memiliki kewajiban menunaikan shalat (fardhu), bagaimana pun keadaannya. Bahkan, dalam keadaan sulit, sempit, sakit, dan ketakutan sekali pun, tiada alasan bagi kita untuk meninggalkan shalat.
Oleh karena itu, Islam memberikan solusi praktis bagaimana menunaikan kewajiban shalat dalam keadaan sulit, sempit, sakit dan ketakutan tadi melalui keringanan, kemudahan, dan kebolehan dalam shalat. Misalnya, ketika kita sedang melaksanakan safar (perjalanan) sedangkan kita mengalami kesulitan untuk berwudhu dan mendapatkan masjid? Atau ketika kita menderita penyakit yang tidak memungkinkan untuk banyak bergerak? Atau ketika kita sedang mengerjakan sesuatu yang apabila ditinggalkan justru akan membahayakan banyak orang? Atau ketika panggilan azan terdengar, sedangkan pada saat yang sama terjadi hujan badai. Apa yang harus kita lakukan saat berada dalam kondisi-kondisi seperti tadi?
Islam adalah ajaran yang sungguh manusiawi. Ada toleransi bagi kita yang tidak mampu melaksanakan kewajiban shalat dalam keadaan sempurna. Buku ini mengajak kita untuk mengetahui keadaan tidak sempurna apa sajakah yang bisa ditolerir, berikut praktik rukhshah shalat di dalamnya. Buku 99 Rukhshah ini dilengkapi dengan foto dan ilustrasi untuk memudahkan kita memahami bagaimana praktik rukhsah tersebut sehingga tidak ada alasan bagi kita untuk meninggalkan shalat.
(GAPTEK – Gampang Praktek adalah merek terbit khas Salamadani yang menghimpun gagasan praktis berkualitas dari ide-ide segar pengembangan diri dan keterampilan hidup. The GAPTEK BOOK Way: . enak dibaca dan menarik . mudah dipelajari dan dipraktikkan . mutakhir sesuai dengan zaman . harga ekonomis untuk rakyat.) |
|
Last Updated on Monday, 13 July 2009 03:31 |
|
GAPTEK : Modal Mini Hasil Maksi |
|
|
|
|
Monday, 22 June 2009 10:33 |
|
Beberapa pengusaha ternama di Indonesia yang sekarang menjadi orang kaya-- jika dilacak masa lalunya--bermula dari bisnis kecil-kecilan. Dengan niat, tekad, dan kesungguhan serta mau belajar tanpa kapok, meski sempat jatuh bangun, akhirnya mereka menjadi orang yang diacungi jempol. Bersusah-susah dahulu dan bersenang-senang kemudian. Mengalami proses jatuh bangun sampai sukses itulah sisi indahnya bisnis. Karena itu, harus dipahami bahwa kesuksesan itu bukan pada awal (usaha), tetapi pada kreativitas dan optimalisasi kemampuan dalam mengelola sumber kehidupan. Bekerja, berbisnis, dan melakukan proses bisnis merupakan bukti kehidupan manusia di dunia. Insya Allah, keuntungan, keberkahan, dan pahala akan didapatkan jika dalam melakukannya sesuai dengan ketentuan agama dan dikelola secara profesional. Mengapa harus bisnis? Bisnis apa saja yang harus dilakoni dan bagaimana menjalankannya? Persoalan-persoalan itulah yang akan diuraikan dalam buku yang Anda pegang ini. (GAPTEK – Gampang Praktek adalah merek terbit khas Salamadani yang menghimpun gagasan praktis berkualitas dari ide-ide segar pengembangan diri dan keterampilan hidup. The GAPTEK BOOK Way: . enak dibaca dan menarik . mudah dipelajari dan dipraktikkan . mutakhir sesuai dengan zaman . harga ekonomis untuk rakyat.) |
|
Last Updated on Monday, 13 July 2009 03:29 |
|
|